Showing posts with label Marketing. Show all posts
Showing posts with label Marketing. Show all posts

keunggulan Bersaing Nilai Value



 

Latar Belakang Masalah.
Pertumbuhan yang sangat pesat di industri jasa makanan, khususnya restoran cepat saji (McDonald’s, Texas Fried Chicken, Kentucky Fried Chiken, Pizza Hut, dan lain-lain), yang bukan hanya di kota-kota besar tetapi juga di kota-kota kecil, menyebabkan hampir semua usaha yang bergerak di bidang makanan terutama yang cepat saji menjadi sadar akan posisi persaingan industri.   Hal tersebut setidaknya memaksa para pebisnis makanan harus mempertahankan keunggulan bersaing usahanya.  
Keunggulan bersaing adalah kemampuan perusahaan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang profit melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sekurang-kurangnya ada dua prinsip pokok yang perlu dimiliki perusahaan untuk meraih keunggulan kompetitif yaitu adanya nilai pandang pelanggan dan keunikan produk. Keunggulan bersaing yang diraih dengan nilai pelanggan ketika perusahaan mengajukan penawaran yang lebih memuaskan konsumennya (customer value) dibandingkan yang ditawarkan pesaingnya.  Syaratnya adalah semua karyawan perusahaan harus fokus pada kebutuhan dan harapan pelanggan.

Pemasaran Jasa




Sektor pemerintah,dengan pengadilan,jasa penyedia lapangan kerja rumah sakit,lembaga pinjaman,jasa militer,kepolisian dan pemadam kebakaran,jasa pos,lembaga peraturan dan sekolah adalah bisnis jasa.sektor nirlaba swasta dengan museum,lembaga amal,gereja,perguruan tinggi,yayasan dan rumah sakit,merupakan bisnis jasa. Banyak bagian dari sektor bisnis,misalnya maskapai penerbangan,bank,hotel,perusahaan asuransi,firma hukum perusahaan konsultasi manajemen,praktek medis,perusahaan film,perusahaan perbaikan pipa air,dan perusahaan real estet,adalah bisnis jasa. Banyak pekerja di sektor manufaktur seperti operator computer,akuntan,da staf hukum,sebenarnya merupakan penyedia jasa. Bahkan merekamembentuk pabrik jasa yang menyediakan jasa bagi pabrik barang dan pekerja di sektor eceran,seperti kasir,pegawai took,wiraniaga,dan perwakilan layanan pelanggan,juga menyediakan jasa.

Menghadapi Persaingan Bisnis


Menciptakan ekuitas merek




Latar Belakang
Pada prinsipnya, tujuan penggunaan merek untuk mengidentifikasikan produk sebagai hak milik atau kepunyaan organisasi tertentu untuk memfasilitasi diferensiasi suatu produk dari produk-produk pesaingnya.
Inti merek yang berhasil adalah produk atau jasa yang hebat, didukung oleh perencanaan yang seksama, sejumlah besar komitmen jangka panjang, dan pemasaran yang dirancang dan dijalankan secara kreatif. Merek yang kuat menghasilkan loyalitas konsumen yang tinggi.
Pemasar merek abad 21 yang berhasil harus unggul dalam melaksanakan proses manajemen dari merek-merek strategis. Manajemen merek strategis menggabungkan desain serta implementasi kegiatan dan program pemasaran untuk membangun, mengukur, dan mengelola merek untuk memaksimalkan nilai merek. Langkah – langkah utama poses manajemen merek strategis dengan mengidentifikasikan dan menetapkan positioning merek; merencanakan dan mengimplementasikan pemasaran merek; mengukur dan menginteprestasikan kinerja merek; menumbuhkan dan mempertahankan nilai merek.

MENGIDENTIFIKASI PASAR CERUK (NICHE)


Latar Belakang Masalah
Perusahaan tidak dapat berhubungan dengan semua pelanggannya di pasar yang besar, luas dan beragam.  Tetapi mereka dapat membagi pasar seperti itu menjadi segmen dengan kebutuhan dan keinginan berbeda.  Mengidentifikasi dan menentukan segmen pasar mana yang dapat dilayani dengan efektif memerlukan pemahaman tentang prilaku konsumen.  Lalu memilih satu atau lebih segmen pasar yang ditargetkan memerlukan pemahaman tentang apa yang membuat setiap segmen unik dan berbeda.

Want versus Need

Dasar pemikiran pemasaran berawal dari kebutuhan dan  keinginan manusia. Adalah penting untuk  membedakan kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar tapi merupakan hakikat biologis dan kondisi manusia. Sedangkan keinginan adalah hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik. Meskipun kebutuhan manusia sedikit tapi keinginan manusia banyak, terus dibentuk dan diperbaharui sejalan dengan perkembangan jaman. 
Perhatikan keinginan dan kebutuhan anak berikut ini :


Want (keinginan) adalah banyak
                                                

ANALISIS PASAR BISNIS : STUDI KASUS PERUSAHAAN IBM


1.1.Latar Belakang Masalah
Banyak perusahaan besar yang melakukan penjualan barang dan jasa kepada perusahaan besar meskipun dalam pasar bisnis seperti itu pembeli jauh lebih sedikit dari pada pasar konsumen.   Tantangan yang dihadapi pemasar bisnis juga sama dengan yang dihadapi pemasar konsumen tetapi segmen yang dipilih mungkin berbeda.  Banyak perusahaan yang membidik lebih dari satu segmen.  Contohnya perusahaan IBM yang menjual komputernya ke banyak perusahaan dari bermacam-macam industri. 

Joint this blog!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...